Tuesday, June 5, 2018

Rahasia Keluarga Bahagia Sakinah, Mawadah, dan Warahmah


Rahasia Keluarga Bahagia Sakinah, Mawadah, dan Warahmah
Menikah dalam Islam telah mempunyai petunjuknya sendiri dalam Al Qur’an dan Hadits. Petunjuk itu seperti mulai dari persiapan pernikahan dalam Islam, menikah tanpa pacaran, dan juga mengatur kehidupan rumah tangga dalam Islam. Semua pedoman ini berguna bagi orang yang berumah tangga sebagai panduan bagi diri mereka untuk membina keluarga sakinah.
Tujuan manfaat pernikahan dalam Islam adalah merupakan bagian dari mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang merupakan panutan kita dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
Karena dalam ajaran Islam dan Sunnah Nabi banyak terkandung hikmah dan manfaat yang banyak sekali. Untuk itulah mengetahui tips membentuk keluarga bahagia adalah perlu untuk diketahui dan dipahami oleh para keluarga dan pasangan suami istri. Di bawah ini adalah Rahasia Ini Keluarga Bahagia Sakinah, Mawadah, dan Warahmah.



Memilih pasangan dengan kriteria yang tepat
Untuk memastikan kita bisa membangun keluarga yang sakinah maka kita harus bisa menentukan kriteria pasangan yang dicari dengan tepat. Tanpa pemilihan pasangan yang cermat, akan sulit mencapai kondisi rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warohmah. Oleh karena itu tentukan dulu pasangan seperti apa yang dibutuhkan untuk membina keluarga yang sakinah, dan carilah kriteria tersebut pada calon pasangan yang ada.

Memenuhi syarat utama dalam berumah tangga
Syarat utama lainnya dalam berumah tangga adalah Mawaddah yaitu artinya ‘Cinta yang menggebu’  dan Rahmah yang artinya siap berkorban kepada yang dikasihi dan memiliki kasih sayang yang lembut. Ketika kedua syarat ini terpenuhi maka untuk menuju rumah tangga yang sakinah tidak akan menjadi begitu sulit, karena keduanya sudah menjadi landasan terbentuknya satu rumah tangga.

Memelihara saling pengertian
Sebuah perkawinan tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada saling pengertian antar suami istri. Tumbuhkanlah rasa itu baik – baik. Kedua pihak harus dapat mencari cara menghilangkan sifat egois dan cara menghilangkan sifat sombong agar dapat saling memahami dan mengerti satu sama lain. Saling mengerti dapat menghindarkan suami istri dari pertengkaran hebat yang akan merusak rumah tangga.

Landasi rumah tangga dengan ajaran agama
Tentu saja cara membina rumah tangga sakinah dan cara membina rumah tangga yang baik adalah dengan melandasinya dengan ajaran agama Islam. Suami harus bertindak sebagai pembimbing istri serta anak – anaknya, dan membawa keluarganya dalam ajaran agama yang benar. Ikutilah ajaran Al Qur’an dan Sunnah Rasul sebagai panduan dalam menjalani rumah tangga.

Jagalah dengan shalat 5 waktu
Shalat lima waktu adalah faktor paling penting dalam menjaga keberlangsungan rumah tangga,do’a-do’a dalam shalat tersebut menjadi hal dasar ketentraman. Karena setelah shalat kita akan menjadi lebih, tenang hati dan perasaannya. Shalat juga merupakan mediasi penghambaan mahluk kepada Khaliqnya, dia bisa mengadukan seluruh keluh kesah dan harapannya dalam shalat tersebut

Mengisi rumah tangga dengan kasih sayang
Sebuah rumah tangga tanpa  cinta dan kasih sayang akan membuat sengsara orang – orang yang ada di dalamnya. Anak – anak butuh dipeluk orang tuanya dan pasangan hidup butuh untuk didampingi dan menjadi batu sandaran dalam keadaan sulit. Karena itulah usahakan untuk selalu memenuhi rumah tangga dengan suasana yang penuh kasih sayang dan cinta. Selalu utamakan untuk mengatasi setiap persoalan dengan kasih sayang dan pikiran yang rasional, jangan menggunakan kekerasan atau emosi. Cintailah setiap anggota keluarga dengan sepenuh hati, maka rumah tangga akan selalu penuh dengan kasih sayang.

Tidak lupa bersyukur
Untuk mendapatkan keluarga sakinah mawaddah warahmah itu akan terjadi jika suami dan istri tidak lupa bersyukur untuk beberapa hal kecil lainnya setiap mereka berdoa kepada Allah. Yakinlah bahwa semua ujian dalam rumah tangga akan membuat kita lebih kuat dan beriman. Selaluu bersyukur terhadap berbagai hal akan menjadi cara menjaga kesehatan hati dan cara menghindari perilaku tercela yang bisa muncul dalam diri suami dan istri.

Menjalankan kewajiban masing – masing dengan baik
Cara menjaga rumah tangga dengan baik adalah menggunakan tips menjaga keharmonisan rumah tangga yaitu suami atau istri seharusnya sudah mengetahui bagaimana kewajiban masing – masing. Dengan adanya kesadaran untuk menjalankan perannya dalam keluarga dan kegiatan lainnya maka kondisi rumah tangga perlahan akan menguat ikatannya. Rumah tangga akan berjalan dengan baik dan berfungsi penuh ketika suami dan istri saling menyadari kewajiban dan perannya masing – masing. Juga tidak lupa untuk saling mendukung masing – masing agar mendapatkan haknya selain kewajiban saja.

Sering ucapkan kata-kata cita kepada pasangan
Hal ini yang sering dilupakan oleh pasangan suami istri,terlebih yang usia pernikahannya sudah lama,padahal ini adalah hal yang sangat ampuh dalam meraih kebahagiaan dalam keluarga.Suami harus sering mengucapkan kata-kata cinta,yang ringan saja,namun sangat berdampak luar biasa.

Saling menghargai 
Adanya rasa untuk mengetahui cara menghargai orang lain benar – benar akan menjadi landasan yang kokoh pada cara membina rumah tangga. Dengan adanya rasa saling menghargai maka suami dan istri akan tahu bagaimana perasaan masing – masing terhadap sesuatu hal tanpa perlu dipaksa untuk mengungkapkannya. Mereka juga akan lebih mudah mengembangkan rasa empati dan toleransi terhadap satu sama lain.

Menerima kekurangan dan kelebihan masing – masing
Kelebihan seseorang biasanya menjadi pelengkap kekurangannya. Ketika memutuskan untuk menikah seharusnya kita sudah siap untuk menerima kekurangan pasangan masing – masing. Perlunya kebiasaan saling mengintrospeksi diri dan terus mencari cara merubah sifat serta cara menjadi pribadi yang baik sangat penting agar kekurangan suami dan istri dapat diterima oleh satu sama lain dan tidak menjadi masalah besar dalam sebuah pernikahan.


Memelihara kepercayaan terhadap pasangan
Cara menghilangkan rasa curiga terhadap pasangan sangat diperlukan dalam membina rumah tangga yang sakinah. Suami dan istri tidak bisa rukun bila salah satu selalu curiga terhadap yang lainnya. Untuk itu diperlukan sikap yang menunjukkan bahwa masing – masing dapaat dipercaya oleh pasangannya. Misalnya selalu memberi kabar ketika sedang berkegiatan, mengirim sms, memberi tahu kegiatan masing – masing untuk sehari – hari, dan banyak lagi.

Setia
Sangat penting untuk menjadi pasangan yang setia tentunya. Rumah tangga yang sakinah tidak akan terwujud jika salah satu pihak atau keduanya tidak dapat bersikap setia kepada yang lain. Bersikap setia bisa dimulai dengan cara menjaga pandangan mata terhadap lawan jenis yang ditemui sehari = hari, misalnya di tempat kerja. Dengan begitu godaan untuk melirik lawan jenis selain pasangan dapat diminimalkan.



Pada intinya, cara membina keluarga sakinah akan terletak pada bagaimana suami dan istri menerapkan nilai – nilai agama dalam rumah tangganya. Jika keduanya sepakat untuk menerapkan nilai Islami sebagai pedoman dan tuntunan dalam berumah tangga, maka tujuan untuk mendapatkan rumah tangga yang sakinah akan tercapai. Jika sebuah rumah tangga berhasil berjalan dengan sakinah, mawaddah dan warohmah, hal itu akan memberikan kebaikan bagi semua orang yang terlibat di dalamnya.
Kiat membangun keluarga sakinah pada hakikatnya adalah mendekatkan keluarga dengan nilai-nilai Islam. Semakin dekat sebuah keluarga dengan ajaran Islam sebagai agamanya, maka akan semakin membuat nilai-nilai keberkahan itu hadir dalam kehidupan rumah tangga. Kesakinahan bersama pasangan maupun anak-anak akan mudah diraih.
“Keluarga sakinah adalah awal dari berdirinya sebuah masyaarakat madani. Dimulai dari keluarga, selanjutnya akan lahirlah negara yang berkahi oleh Allah SWT.”

2 comments: