Rahasia Keluarga Bahagia Sakinah, Mawadah, dan Warahmah
Menikah
dalam Islam telah mempunyai petunjuknya sendiri dalam Al Qur’an dan Hadits.
Petunjuk itu seperti mulai dari persiapan pernikahan dalam Islam, menikah tanpa
pacaran, dan juga mengatur kehidupan rumah tangga dalam Islam. Semua pedoman
ini berguna bagi orang yang berumah tangga sebagai panduan bagi diri mereka
untuk membina keluarga sakinah.
Tujuan manfaat pernikahan dalam Islam adalah merupakan bagian dari mengikuti sunnah Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam yang merupakan panutan kita dalam kehidupan dunia
maupun akhirat.
Karena
dalam ajaran Islam dan Sunnah Nabi banyak terkandung hikmah dan manfaat yang
banyak sekali. Untuk itulah mengetahui tips membentuk keluarga bahagia adalah
perlu untuk diketahui dan dipahami oleh para keluarga dan pasangan suami istri.
Di bawah ini adalah Rahasia Ini Keluarga Bahagia Sakinah, Mawadah, dan Warahmah.

Memilih pasangan dengan
kriteria yang tepat
Untuk
memastikan kita bisa membangun keluarga yang sakinah maka kita harus bisa
menentukan kriteria pasangan yang dicari dengan tepat. Tanpa pemilihan pasangan
yang cermat, akan sulit mencapai kondisi rumah tangga yang sakinah, mawaddah
dan warohmah. Oleh karena itu tentukan dulu pasangan seperti apa yang
dibutuhkan untuk membina keluarga yang sakinah, dan carilah kriteria tersebut
pada calon pasangan yang ada.
Memenuhi syarat utama dalam
berumah tangga
Syarat
utama lainnya dalam berumah tangga adalah Mawaddah yaitu artinya ‘Cinta yang
menggebu’ dan Rahmah yang artinya siap
berkorban kepada yang dikasihi dan memiliki kasih sayang yang lembut. Ketika
kedua syarat ini terpenuhi maka untuk menuju rumah tangga yang sakinah tidak
akan menjadi begitu sulit, karena keduanya sudah menjadi landasan terbentuknya
satu rumah tangga.
Memelihara saling pengertian
Sebuah
perkawinan tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada saling pengertian
antar suami istri. Tumbuhkanlah rasa itu baik – baik. Kedua pihak harus dapat
mencari cara menghilangkan sifat egois dan cara menghilangkan sifat sombong
agar dapat saling memahami dan mengerti satu sama lain. Saling mengerti dapat
menghindarkan suami istri dari pertengkaran hebat yang akan merusak rumah
tangga.
Landasi rumah tangga dengan
ajaran agama
Tentu
saja cara membina rumah tangga sakinah dan cara membina rumah tangga yang baik
adalah dengan melandasinya dengan ajaran agama Islam. Suami harus bertindak
sebagai pembimbing istri serta anak – anaknya, dan membawa keluarganya dalam
ajaran agama yang benar. Ikutilah ajaran Al Qur’an dan Sunnah Rasul sebagai
panduan dalam menjalani rumah tangga.
Jagalah dengan shalat 5
waktu
Shalat
lima waktu adalah faktor paling penting dalam menjaga keberlangsungan rumah
tangga,do’a-do’a dalam shalat tersebut menjadi hal dasar ketentraman. Karena
setelah shalat kita akan menjadi lebih, tenang hati dan perasaannya. Shalat
juga merupakan mediasi penghambaan mahluk kepada Khaliqnya, dia bisa mengadukan
seluruh keluh kesah dan harapannya dalam shalat tersebut
Mengisi rumah tangga dengan
kasih sayang
Sebuah
rumah tangga tanpa cinta dan kasih
sayang akan membuat sengsara orang – orang yang ada di dalamnya. Anak – anak
butuh dipeluk orang tuanya dan pasangan hidup butuh untuk didampingi dan
menjadi batu sandaran dalam keadaan sulit. Karena itulah usahakan untuk selalu
memenuhi rumah tangga dengan suasana yang penuh kasih sayang dan cinta. Selalu
utamakan untuk mengatasi setiap persoalan dengan kasih sayang dan pikiran yang
rasional, jangan menggunakan kekerasan atau emosi. Cintailah setiap anggota keluarga
dengan sepenuh hati, maka rumah tangga akan selalu penuh dengan kasih sayang.
Tidak lupa bersyukur
Untuk
mendapatkan keluarga sakinah mawaddah warahmah itu akan terjadi jika suami dan
istri tidak lupa bersyukur untuk beberapa hal kecil lainnya setiap mereka
berdoa kepada Allah. Yakinlah bahwa semua ujian dalam rumah tangga akan membuat
kita lebih kuat dan beriman. Selaluu bersyukur terhadap berbagai hal akan
menjadi cara menjaga kesehatan hati dan cara menghindari perilaku tercela yang
bisa muncul dalam diri suami dan istri.
Menjalankan kewajiban masing
– masing dengan baik
Cara
menjaga rumah tangga dengan baik adalah menggunakan tips menjaga keharmonisan
rumah tangga yaitu suami atau istri seharusnya sudah mengetahui bagaimana
kewajiban masing – masing. Dengan adanya kesadaran untuk menjalankan perannya
dalam keluarga dan kegiatan lainnya maka kondisi rumah tangga perlahan akan
menguat ikatannya. Rumah tangga akan berjalan dengan baik dan berfungsi penuh
ketika suami dan istri saling menyadari kewajiban dan perannya masing – masing.
Juga tidak lupa untuk saling mendukung masing – masing agar mendapatkan haknya
selain kewajiban saja.
Sering ucapkan kata-kata
cita kepada pasangan
Hal
ini yang sering dilupakan oleh pasangan suami istri,terlebih yang usia
pernikahannya sudah lama,padahal ini adalah hal yang sangat ampuh dalam meraih
kebahagiaan dalam keluarga.Suami harus sering mengucapkan kata-kata cinta,yang
ringan saja,namun sangat berdampak luar biasa.
Saling menghargai
Adanya
rasa untuk mengetahui cara menghargai orang lain benar – benar akan menjadi
landasan yang kokoh pada cara membina rumah tangga. Dengan adanya rasa saling
menghargai maka suami dan istri akan tahu bagaimana perasaan masing – masing
terhadap sesuatu hal tanpa perlu dipaksa untuk mengungkapkannya. Mereka juga
akan lebih mudah mengembangkan rasa empati dan toleransi terhadap satu sama
lain.
Menerima kekurangan dan
kelebihan masing – masing
Kelebihan
seseorang biasanya menjadi pelengkap kekurangannya. Ketika memutuskan untuk
menikah seharusnya kita sudah siap untuk menerima kekurangan pasangan masing –
masing. Perlunya kebiasaan saling mengintrospeksi diri dan terus mencari cara
merubah sifat serta cara menjadi pribadi yang baik sangat penting agar
kekurangan suami dan istri dapat diterima oleh satu sama lain dan tidak menjadi
masalah besar dalam sebuah pernikahan.
Memelihara kepercayaan
terhadap pasangan
Cara
menghilangkan rasa curiga terhadap pasangan sangat diperlukan dalam membina
rumah tangga yang sakinah. Suami dan istri tidak bisa rukun bila salah satu
selalu curiga terhadap yang lainnya. Untuk itu diperlukan sikap yang
menunjukkan bahwa masing – masing dapaat dipercaya oleh pasangannya. Misalnya
selalu memberi kabar ketika sedang berkegiatan, mengirim sms, memberi tahu
kegiatan masing – masing untuk sehari – hari, dan banyak lagi.
Setia
Sangat
penting untuk menjadi pasangan yang setia tentunya. Rumah tangga yang sakinah
tidak akan terwujud jika salah satu pihak atau keduanya tidak dapat bersikap
setia kepada yang lain. Bersikap setia bisa dimulai dengan cara menjaga
pandangan mata terhadap lawan jenis yang ditemui sehari = hari, misalnya di
tempat kerja. Dengan begitu godaan untuk melirik lawan jenis selain pasangan
dapat diminimalkan.
Pada
intinya, cara membina keluarga sakinah akan terletak pada bagaimana suami dan
istri menerapkan nilai – nilai agama dalam rumah tangganya. Jika keduanya
sepakat untuk menerapkan nilai Islami sebagai pedoman dan tuntunan dalam
berumah tangga, maka tujuan untuk mendapatkan rumah tangga yang sakinah akan
tercapai. Jika sebuah rumah tangga berhasil berjalan dengan sakinah, mawaddah
dan warohmah, hal itu akan memberikan kebaikan bagi semua orang yang terlibat
di dalamnya.
Kiat
membangun keluarga sakinah pada hakikatnya adalah mendekatkan keluarga dengan
nilai-nilai Islam. Semakin dekat sebuah keluarga dengan ajaran Islam sebagai
agamanya, maka akan semakin membuat nilai-nilai keberkahan itu hadir dalam
kehidupan rumah tangga. Kesakinahan bersama pasangan maupun anak-anak akan mudah
diraih.
“Keluarga sakinah adalah awal dari berdirinya sebuah
masyaarakat madani. Dimulai dari keluarga, selanjutnya akan lahirlah negara
yang berkahi oleh Allah SWT.”
Terimakasih atas ibfoya
ReplyDeletemakasih
ReplyDelete