Arti sukses dalam islam
Bahwa di dalam Islam, arti kesuksesan bukanlah berkenaan dengan
materi. Islam tidak pernah membeda – bedakan yang kaya dengan yang miskin. Alah
juga tidak pernah melihat dari keluarga mana kita berasal dan seberapa kaya
diri kita. Yang akan dijadikan tolok ukur dalam sukses menurut Islam adalah
amal ibadah yang kita lakukan.
Setiap
orang ingin sukses, tapi tidak semua orang berhasil sukses. Kenapa? Masalahnya
cuma satu: gagal menemukan arti sukses sebenarnya. Ada orang yang merumuskan arti sukses dengan
pengertian yang sederhana. Akhirnya, ia pun merasa sudah mencapai sukses meski
tanpa berbuat apa-apa. Mengalir seperti air apa adanya, begitu katanya. Ada
juga orang yang merumuskan arti sukses dengan pengertian yang rumit. Akhirnya,
ia pun merasa sulit mencapai sukses, ya sudah mau bilang apa? pasrah aja,
barangkali sudah takdir, begitu katanya.
Jadi, apa arti sukses
sebenarnya?
الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا
مَتَاعُ الْغُرُورِ كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah sukses. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS. 3:185)”
Jadi,
sukses adalah masuk surga. Terserah apa profesi kita hari ini, yang penting kita
bisa masuk surga. Setuju? Bagaimanakah cara mencapai sukses? Bagaimanakah cara
masuk surga?
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ
وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ
قَرِيبٌ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: Bilakah datangnya pertolongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (QS. 2:214)
Sukses
bukan khayalan. Sukses hanya dicapai dengan perjuangan dan pengorbanan. Berat
ya? jangan khawatir, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. Allah akan
menolong kita sebagaimana Allah menolong hamba-hamba-Nya yang beriman sebelum
kita.
“Sebaik-baik Manusia adalah manusia yang
memberikan manfaatnya pada orang lain” (HR
Bukhari)
Islam
mengajarkan umatnya untuk bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
Sebagai seorang yang beriman tentunya hal ini bukan lagi menjadi suatu yang
harus dipermasalahkan, karena merupakan keharusan dan kewajiban. Bahkan,
memberikan manfaat pada manusia yang lain adalah kebutuhan, karena kita akan
merasakan kebermaknaan jika apa yang kita miliki diberikan untuk menolong orang
lain. Itulah arti sukses dalam islam.

No comments:
Post a Comment