Friday, June 29, 2018

Tujuan Pernikahan Dalam Agama Islam


Tujuan Pernikahan Dalam Agama Islam
Agama Islam adalah agama fitrah, dan manusia diciptakan Allah SWT cocok dengan fitrah ini, karenanya, Allah SWT memerintahkan manusia untuk menghadapkan diri ke agama fitrah agar tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan, sehingga manusia berjalan di atas fitrahnya. Semua aturan yang Allah tetapkan semata-mata untuk kebaikan hidup kita sendiri .

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang tujuan dalam Islam, pastinya menarik dan wajib untuk diketahui, terutama bagi kamu-kamu yang masih mudah dan lajang, suatu saat kamu akan melewati dan menjalaninya. Ya, semoga saja disegerakan Allah untuk dipertemukan dengan jodohnya dan membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah diantaranya tujuan pernikahan sebagai berikut.

Untuk Memenuhi Fitrah Manusia
Pernikahan adalah fitrah manusia, Karena menikah merupakan ghazirah insaniyah (naluri kemanusiaan).  Maka jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini adalah dengan ‘aqad nikah (melalui jenjang pernikahan), bukan dengan cara yang amat kotor dan menjijikkan, seperti cara-cara orang sekarang ini; dengan berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo, dan lain sebagainya yang telah menyimpang dan diharamkan dalam Syareat Islam.

Untuk Membentengi Akhlaq yang Luhur  
Salah satu tujuan dalam pernikahan diantaranya adalah untuk membentengi martabat manusia dari perbuatan kotor dan keji, yang dapat merendahkan dan merusak martabat manusia yang luhur. Islam memandang pernikahan dan pembentukan keluarga sebagai sarana efektif untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan melindungi masyarakat dari kekacauan serta masa depan generasi.

Untuk Menegakkan Rumah Tangga yang Islami
Salah satu tujuan dari pernikahan adalah untuk menegakkan rumah tangga yang islami.  Jadi, tujuan yang luhur dari pernikahan adalah agar suami isteri melaksanakan syari’at Islam dalam rumah tangganya. Hukum ditegakkannya rumah tangga berdasarkan syari’at Islam adalah wajib. Oleh karena itu, setiap muslim dan muslimah yang ingin membina rumah tangga yang Islami, maka ajaran Islam telah memberikan beberapa kriteria tentang calon pasangan yang ideal, yaitu harus kafa-ah dan shalihah agar menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.

Untuk Meningkatkan Ibadah Kepada Allah
Dalam agama Islam, hidup sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah SWT dan berbuat baik kepada sesama manusia. Dari sudut pandang di atas, tujuan pernikahan dalam Islam adalah rumah tangga sebagai salah satu lahan subur bagi peribadatan dan amal-amal shalih di samping ibadat dan amal-amal shalih yang lain, sampai-sampai menyetubuhi istri  pun termasuk dalam kategori ibadah yakni sedekah.

Untuk Mencari Keturunan yang Shalih
            Salah satu tujuan pernikahan adalah mencari keturunan yang shalih, oleh karna itu yang terpenting lagi tujuan pernikahan dalam Islam bukan hanya sekadar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas, yaitu melahirkan anak yang shalih dan bertaqwa kepada Allah dan patuh kepada kedua orang tua. Keturunan shalih tentunya tidak akan diperoleh melainkan dengan pendidikan Islam yang benar dari keluarga.

Sebagai Penyempurna Agama
Dalam agama Islam, menikah merupakan penyempurna agama. Menikah bahkan setara dengan separuh agama. Jadi dengan menikah, separuh agama yang belum terpenuhi kemudian menjadi sempurna serta semakin kuatlah ibadah seorang muslim.

Tentang tujuan dalam pernikahan, Islam juga memandang bahwa pembentukan keluarga itu sebagai salah satu jalan untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang lebih besar yang meliputi berbagai aspek kemasyarakatan yang akan mempunyai pengaruh besar dan mendasar terhadap kaum muslimin dan eksistensi ummat Islam.
Perlu diingat, menikah itu bukanlah perlombaan. Tak usah dipusingkan jika memang jodohmu saat ini belum menghampiri. Lebih baik terus memperbaiki diri sambil menambah ilmu agar lebih siap menghadapi bahtera rumah tangga yang sakinahn mawaddah warohmah”.

1 comment: