Agama Islam adalah agama
fitrah, dan manusia diciptakan Allah SWT cocok dengan fitrah ini, karenanya,
Allah SWT memerintahkan manusia untuk menghadapkan diri ke agama fitrah agar
tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan, sehingga manusia berjalan di atas
fitrahnya. Semua aturan yang Allah tetapkan semata-mata untuk kebaikan hidup
kita sendiri .
Pada kesempatan kali ini,
kita akan membahas tentang tujuan dalam Islam, pastinya menarik dan wajib untuk
diketahui, terutama bagi kamu-kamu yang masih mudah dan lajang, suatu saat kamu
akan melewati dan menjalaninya. Ya, semoga saja disegerakan Allah untuk
dipertemukan dengan jodohnya dan membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah
warohmah diantaranya tujuan pernikahan sebagai berikut.
Untuk Memenuhi Fitrah Manusia
Pernikahan adalah fitrah
manusia, Karena menikah merupakan ghazirah
insaniyah (naluri kemanusiaan). Maka
jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini adalah dengan ‘aqad nikah (melalui
jenjang pernikahan), bukan dengan cara yang amat kotor dan menjijikkan, seperti
cara-cara orang sekarang ini; dengan berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina,
lesbi, homo, dan lain sebagainya yang telah menyimpang dan diharamkan dalam
Syareat Islam.
Untuk Membentengi Akhlaq yang Luhur
Salah satu tujuan dalam
pernikahan diantaranya adalah untuk membentengi martabat manusia dari perbuatan
kotor dan keji, yang dapat merendahkan dan merusak martabat manusia yang luhur.
Islam memandang pernikahan dan pembentukan keluarga sebagai sarana efektif untuk
memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan melindungi masyarakat dari
kekacauan serta masa depan generasi.
Untuk Menegakkan Rumah Tangga yang Islami
Salah satu tujuan dari pernikahan
adalah untuk menegakkan rumah tangga yang islami. Jadi, tujuan yang luhur dari pernikahan adalah
agar suami isteri melaksanakan syari’at Islam dalam rumah tangganya. Hukum
ditegakkannya rumah tangga berdasarkan syari’at Islam adalah wajib. Oleh karena
itu, setiap muslim dan muslimah yang ingin membina rumah tangga yang Islami,
maka ajaran Islam telah memberikan beberapa kriteria tentang calon pasangan
yang ideal, yaitu harus kafa-ah dan shalihah agar menjadi keluarga yang sakinah
mawaddah warohmah.
Untuk Meningkatkan Ibadah Kepada Allah
Dalam agama Islam, hidup
sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah SWT dan berbuat baik kepada sesama
manusia. Dari sudut pandang di atas, tujuan pernikahan dalam Islam adalah rumah
tangga sebagai salah satu lahan subur bagi peribadatan dan amal-amal shalih di
samping ibadat dan amal-amal shalih yang lain, sampai-sampai menyetubuhi
istri pun termasuk dalam kategori ibadah
yakni sedekah.
Untuk Mencari Keturunan yang Shalih
Salah satu
tujuan pernikahan adalah mencari keturunan yang shalih, oleh
karna itu yang terpenting lagi tujuan pernikahan dalam Islam bukan hanya
sekadar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang
berkualitas, yaitu melahirkan anak yang shalih dan bertaqwa kepada Allah dan
patuh kepada kedua orang tua. Keturunan shalih tentunya tidak akan diperoleh
melainkan dengan pendidikan Islam yang benar dari keluarga.
Sebagai Penyempurna Agama
Dalam agama Islam, menikah
merupakan penyempurna agama. Menikah bahkan setara dengan separuh agama. Jadi
dengan menikah, separuh agama yang belum terpenuhi kemudian menjadi sempurna
serta semakin kuatlah ibadah seorang muslim.
Tentang tujuan dalam pernikahan,
Islam juga memandang bahwa pembentukan keluarga itu sebagai salah satu jalan
untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang lebih besar yang meliputi berbagai
aspek kemasyarakatan yang akan mempunyai pengaruh besar dan mendasar terhadap
kaum muslimin dan eksistensi ummat Islam.
“Perlu diingat, menikah itu bukanlah perlombaan. Tak usah dipusingkan
jika memang jodohmu saat ini belum menghampiri. Lebih baik terus memperbaiki
diri sambil menambah ilmu agar lebih siap menghadapi bahtera rumah tangga yang
sakinahn mawaddah warohmah”.

wihhhhh kapan nih mau nikah
ReplyDelete