Tuesday, July 10, 2018

11 Cara Hidup Sehat Ala Rasulullah


11 Cara Hidup Sehat Ala Rasulullah
Cara hidup ternyata Islam sudah mengatur dan juga di contohkan melalui apa yang Rasulullah lakukan. Rasulullah SAW bukan saja mencontohkan dalam ibadah spiritual, tetapi hingga kebiasaan hidup dan gaya hidup pun telah dicontohkannya. Hal ini menunjukkan bahwa agama islam adalah agama yang rahmatan lil alamin dan membawakan banyak maslahat ataau manfaat bagi manusia.
Kesehatan bagi manusia selalu menjadi hal yang penting bukan hanya berdampak pada fitnya badan, melainkan juga pada ketahanan tubuh, usia, dan tentunya kemampuan untuk beraktifitas. Semakin rendah tingkat kesehatan kita, maka akan rendah pula aktifitas yang bisa kita lakukan. Sedangkan, untuk berkarya dan memberikan manfaat yang besar bagi masayrakat, tentu saja membutuhkan kesehatan yang baik.


Cara hidup sehat ala Rasullulah Sebagai berikut:
Makan Sebelum Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang
“Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak pernah kekenyangan”(HR Bukhari Musim).
Dari hadist di atas Rasulullah menyampaikan bahwa hendaknya kita makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Dari aspek kesehatan ini sangat berarti karena makan sebelum lapar menghindarkan kita dari sakit lambung dan berhenti sebelum kenyang akan membuat kita tidak berlebihan dalam makan. Menghindari makan sebelum kenyang membuat kita jauh dari sakit pencernaan. Untuk itu, makanlah sesuai waktu dan pola yang telah kita bentuk.

Makan Secukupnya, Tidak Berlebihan
Dari Aisyah RA, “Dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti.”
Makan secukupnya artinya Rasul memilih makan sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Perintah ini mengartikan bahwa kita harus menakar kebutuhan makan kita agar tidak terjadi penumpukan, tidak habis saat makan, dan menjadi sumber penyakit jika makanan yang dimakan tidaklah sehat atau terlalu banyak.

Satu Per tiga isi dengan Makanan, Minuman, dan Udara
“Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).
Hadist di atas menunjukkan bahwa hendaknya manusia memang benar-benar bisa mengisi perutnya dengan makanan, minuman, dan udara yang seimbang. Jika perut manusia penuh dengan makanan dan minuman semua, tentunya tidak ada ruang bernafas atau ruang udara dalam perut. Tentu tidak akan sehat, akan penuh sesak, dan menimbulkan penyakit bagi tubuh kita.
Tidak Makan Makanan yang Haram
Tidak makan-makanan yang haram bukan hanya perilaku yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, melainkan telah menjadi ketetapan Allah yang tidak bisa berubah. Untuk itu, Allah memerintahkan manusia agar tidak makan dan minum sesuatu yang kharam. Alasan yang paling logis dan masuk akal adalah karena makanan haram memiliki kandungan yang tidak sehat dan membuat tubuh manusia menjadi rusak jika terus mengkonsumsi hal tersebut.
Tidak Meminum Khamr
Khamr adalah makanan haram yang merugikan bagi tubuh manusia. Sebagaimana makanan yang haram, minuman yang haram seperti khamr pun juga dilarang. Khamr adalah minuman memabukkan dan dapat merusak otak manusia. Untuk itu, jika dilakukan maka akan mengganggu sistem tubuh manusi
Berpuasa
Berpuasalah kamu supaya sehat tubuhmu” (HR Bukhari)
Banyak orang yang berpendapat puasa membuat tubuh lemas tapi sebenarnya puasa membuat tubuh lebih sehat. Selain ada perintah puasa Ramadhan, terdapat juga sunnah Rasulullah lainya mengenai puasa. Puasa sunnah seperti puasa daud, puasa muharam, puasa senin dan kamis, dan lain sebagainya dapat kita lakukan. Selain karena menjadi ibadah dan pahala bagi kita, puasa juga merupakan proses detoks bagi kita. Dari proses tersebut maka akan keluar segala racun-racun dalam tubuh, timbunan lemak, dan juga zat-zat yang tidak sehat lainnya.
Tidak Tidur Setelah Ashar dan Sebelum Magrib
“Aku heran dengan orang yang terbaring dan tidur sesudah ‘Ashar.” “Barangsiapa yang tidur setelah ashar kemudian akalnya hilang, maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri.”.
Rasulullah menyarankan agar kita tidak tidur setelah ashar dan sebelum magrib. Hal ini dikarenakan waktu-waktu tersebut adalah waktu produktif untuk tetap masih bisa bekerja. Sedangkan, akal atau otak juga masih bisa digunakan sebelum waktu beristirahat. Jika digunakan beristirahat, khawatir saat malam akan sulit tidur padahal justru istirahat yang baik adalah saat malam hari.
Bangun dan Shalat di Sepertiga Malam
Perintah ini diberikan oleh Allah untuk kita bisa melaksanakan shalat di malam hari atau shalat qiyamulail atau shalat tahajud. Shalat seperti ini tentunya membuat kita akan lebih sehat karena bangun di lebih pagi, dan udara atau kondisi di waktu yang paling bagus karna udara pada saat itu sangat baik bagi tubuh.
Tidur Miring ke Kanan
Tidur seperti ini disarankan oleh Rasulullah karena dengan tidur berbaring ke kanan dapat memperlancar kerja jantung dan hati karna pada saat itu jantung pada posisi yang bagus karna tidak dalam keadaan terdesak. Proses metabolisme tubuh dan juga detoksifikasi saat tidur akan lebih mudah jika dilakukan dengan berbaring ke sisi kanan badan.
.
Menjaga Kebersihan diri dan Lingkungan
Agar pola hidup sehat didapatkan, maka menjaga kebersihan diri adalah kewajiban dan hal yang terpenting. Bukan hanya diri sendiri namun juga lingkungan kita. Sebagaimana Rasulullah yang tidak malas mandi, membersihkan tempat tidur, dan juga memperhatikan kesehatan di lingkungan tersdekatnya.
Memotong kuku dan Bulu-Bulu atau Rambut di Bagian Tubuh
“Waktu untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan hendaknya tidak melebihi 40 hari.” (HR Muslim dan Tirmidzi)
Ayat ini menunjukkan bahwa hendaknya muslim dan muslimah memperhatikan hal ini dan bisa menerapkannya dalam keseharian. Bulu-bulu yang tumbuh tentunya tidak semuanya baik dan ada yang tidak sehat jika tidak pernah dicukur dan dibiarkan. Untuk itu, menjadi kewajiban bagi kita seorang muslim untuk terus rajin memotongnya.

Tidak Pernah Iri Hati Ala Rasulullah
Tak boleh bersikap iri kecuali dalam dua hal. Pertama terhadap orang yang memiliki kekayaan dan mempergunakannya untuk menegakkan yang haq. Kedua terhadap orang yang memiliki pengetahuan dan rajin menyebarkannya pengetahuannya itu kepada orang banyak.” (HR.Bukhari)
Hal yang terpenting selanjutnya adalah iklas dan sabar, Seorang muslim yang dalam hati nya tidak memiliki rasa iri disebabkan karena dia memiliki rasa ikhlas dan sabar. Ketika rasa ikhlas dan sabar dalam diri kita itu hilang maka akan menimbulkan banyak penyakit yang kita kenal dengan sebutan stres. Apabila stres telah timbul pada diri kita maka kita akan menjadi lemah yang akhirnya mudah terserang penyakit. Wallahu a’lam bishawab.
Jadi untuk hidup sehat tidaklah sulit, cukup dengan mengikuti sunnah Rasulullah maka insya Allah hidup kita akan sehat jasmani dan rohani. Untuk itu sudah siapakah kita untuk hidup sehat ala Rasulullah. Tentunya semua orang ingin hidup sehat karna hidup sehat itu adalah kenikmatan yang sebenarnya.
wassalamualaikum





No comments:

Post a Comment